Selasa, 25 September 2012

SIKLUS HIDUP SUNDEP Si PENGGEREK BATANG DAN DAMPAKNYA



Tanaman padi tampak kerdil jika terserang hama sundep karena mata tunasnya sudah kering
Gambar 1 Pasi usia Dini yang terserang SUNDEP tampak kerdil

Penggerek padi adalah salah satu dari golongan serangga hama yang banyak merusak tanaman padi di asia dari yang ringan sampai puso. Daur hidup penggerek padi adalah dari Ngengat bertelur lalu menetas menjadi ulat terus berubah menjadi kepompong lalu menjadi ngengat. Ulat setelah menetas segera masuk di antara pelepah dan batang padi kemudian menggerek, memakan dan  merusak kedalam jaringan tanaman. Sesuai dengan namanya, Ulat menggerek dan memakan bagian dalam batang . Umumnya petani tidak dapat melihat ulat ini apabila batang padi tidak dibelah. Sambil memakan bagian dalam batang, ulat memotong bagian batang di bawah titik tumbuh sehingga tanaman atau anakan mati. Apabila tanaman yang masih muda  terserang penggerek padi, timbullah gejala yang biasa dikenal dengan nama SUNDEP (lihat gambar 1) yang ditandai dengan mengeringnya daun termuda yang mudah dicabut. Dalam 1 anakan pada populasi yang tinggi (populasi yang dapat mnyebabkan padi puso) terdapat beberapa ulat. Apabila ulat menyerang tanaman yang sedang bunting atau berbunga, maka malai akan menjadi hampa dan gejala itu biasa dikenal dengan nama BELUK (lihat gambar 2) Lama stadia ulat  31 hari selanjutnya berubah menjadi kepompong yang lama stadianya 6 - 9 hari dan ngengat keluar dari kepompong pada malam hari, umur ngengat rata-rata 4 hari.
malai padi menjadi hampa atau disebut beluk
GAMBAR 2. BELUK
Padi boting yang terserang sundep, malainya atau padinya hampa dan kosong
Gambar 3. Padi dewasa yang terserang sundep
Masa jadi, yaitu waktu pertumbuhan mualai telur diletakkan sampai menjadi ngengat lamanya 35 – 40 hari. Dari pesemaian sampai tanaman agak tua, penggerek padi dapat berkembang 3 generasi. Ulat penggerek padi generasi berikutnya hidup dan berkembang pada tanaman yang sudah tua (Lihat Gambar 3. Sundep menyerang padi yang sedang masak susuterlihat daun memerah), sedang bunting atau berbunga dan kualitas makan ini yang rupanya mempengaruhi sedemikian rupa sehingga ulat ini tidak langsung menjadi kepompong, akan tetapi beralih ke stadia “istirahat” atau “tidur”. Pada stadia ini biasnya bertepatan dengan awal musim kemarau. Walau padi telah dipanen, ulat ini tetap berada di pangkal batang jeramidi dalam tanah, tidak makan dan bergerak sepanjang musim kemarau  ± 3 bulan. Hujan pertama pada musim hujan berikutnya dengan curah hujan paling sedikit 10 ml akan mempengaruhi ulat untuk segera berkepompong selama paling sedikit 1 bulan barula keluar ngengat Lihat Gambar 5. SIKLUS HIDUP SUNDEP. Di Indonesia terdapat 5 macam penggerek padi :
Gambar 5. SIKLUS HIDUP SUNDEP
1.      1.Penggerek padi Putih (Scirpophaga innotata Wlk = Tryporyza innotata Wlk)
Ngengat berwarna putih yang jantan selalu lebih kecil dari betina. Panjang badannya ± 11 mm. Telurnya diletakkan berkelompok di bagian bawah daun agak dekat ke ujung, tersusun rapi seperti atap genting dan ditutupi lapisan seperti beludru coklat muda. Di pesemaian telur kadang pula diletakkan di  atas daun. Ulat yang baru menetas berwarna keabu-abuan panjangnya ± 2,1 mm dan langsung masuk ke dalam batang. (Lihat gambar 4)
2.  2.Penggerek padi Kuning (Scirpophaga Intertulas Wlk = Tryporyza Intertulas Wlk)
Gambar 4. SUNDEP DI PESEMAIAN
Bentuk & besar ngengat, tempat bertelur & bentuknya penggerek padi kuning mirip penggerek padi putih, hanya warnanya kuning dan pada kedua sayap depannya masing-masing terdapat sebuah titik hitam. Ulat yang baru menetas berwarna hijau muda panjangnya ± 2,1 mm dan mempunyai keistimewaan dapat berpinda dan merusak tanaman lain.
      3.Penggerek padi Bergaris (Chilo Supressalis Wlk)
Ngengat penggerek padi bergaris berwarna kecoklatan ujung sayapnya berwarna gelap panjangnya ± 11 mm. Ulat yang masih muda menggerek masuk kedalam batang dan sering lebih dari 1 bahkan puluhan ekor dan suka berpindah dan merusak ke batang lain
4.      4.Penggerek padi Merah Jambu (Sesamia Inferens Wlk)
Ulat penggerek padi jenis ini paling besar panjang ± 30 mm berwarna abu-abu dan berbulu  dan ngenatnya berwarna merah jambu. Ulat penggerek jenis ini juga merusak tanaman jagung dan tebu
5.      5.Penggerek Padi Chilotrea (Chilotrea Polychrysa Merv)
Penggerek padi jenis ini jarang ditemui di Indonesia tapi banya di Malaysia. Keterangan tetan bioekologi  jenis ini masih langka.
dan 2 diantaranya yaitu penggerek padi putih dan kuning yang paling banyak menimbulkan kerugian

***********************************************************************************

MAU PAKET  GRATIS 

atau 
DISCOUNT hingga 50 % ...........???? 


 ANDA PUN BERKESEMPATAN UNTUK  MENJADI AGEN  PRODUK KAMI  
  Dengan modal yang terjangkau (KECIL)

CARANYA :
DOKUMENTASIKAN LAHAN ANDA YANG DIAPLIKASI PRODUK KAMI DAN KIRIM KE : shodiqulaminach@gmail.com ATAU
HUBUNGI KAMI : SHODIQUL AMIN 
Telf. 08123520170 (simpati)
         087852139077 (XL)

DOKUMENTASI DALAM BENTUK FOTO akan mendapat potongan harga, DOKUMENTASI dalam bentuk VIDEO akan mendapat paket GRATIS. (kAMI SENANG dalam bentuk VIDEO karena tidak ada rekayasa)


SYARAT-SYARAT:
  • TIDAK ADA REKAYASA APAPUN .....!!!!!!!!!!
  • Video bisa menggambarkan / menampilkan pemakaian produk kami dan komentar jujur keunggulan produk kami
  • Bisa menggambarkan perbedaan pertumbuhan tanaman di lahan yang diaplikasi produk kami dengan lahan tepat disebelahnya yang tidak diaplikasi produk kami
  • Video Durasi minimal 5 menit.
  • foto bisa menggambarkan pemakaian produk kami dan perkembangan tanaman (sejak sebelum diaplikasi produk kami sampai terlihat perkembangan yang sempurna). Pengambilan gambar MINIMAL setiap 2 hari SEKALI dengan sudut dan back ground yang sama. Setiap gambar diberi keterangan pemilik lahan, alamat/lokasi dan tanggal pengambilan  dan urutan foto yang jelas
  • Kirim video dan foto ke shodiqulaminach@gmail.com
  • Syarat dan ketentuan berlaku 
***********************************************************************************
PRODUK KAMI :
FNS Pembasmi Sundep


Kelebihan Produk kami:
  1. Antisipasi serangan hama sundep
  2. Mampu memotong siklus hidup sundep dengan cara membusukkan telur sundep sebelum menetas dan merusak tanaman padi anda
  3. GRATIS konsultasi KAPANPUN
  4. GRATIS pendampingan sampai dengan PANEN
INFORMASI PRODUK HUBUNGI :

SHODIQUL AMIN 
Simpati   : 08123520170
XL          : 087852139077
Email  : shodiqulaminach@gmail.com
SIMPAN SAJA NOMOR INI, mungkin SEWAKTU-WAKTU ANDA MEMBUTUHKAN.....HUBUNGI KAMI
TESTIMONI 












Tidak ada komentar: