Senin, 17 Desember 2012

SUNDEP SI PENGGEREK PADI : FAKTA DAN PENANGANNYA


Mencegah kesehatan tanaman jauh lebih baik dan bijak  daripada mengobati tanaman yang terserang hama, tanaman yang pulih dari sakit hasilnya pasti menurun

Ukuran ulat sundep sangat kecil tapi daya rusaknya begitu hebat, karena jika tanaman padi itu masih kecil (belum berbatang atau beruas) ulat sundep akan berdiam, tinggal dan memakan didalam pangkal tepat dibawah titik tumbuh, dengan ditandai layu lalu mengeringnya daun termudah. Karena titik tumbuhnya sudah rusak, maka batang padi tersebut sudah berhenti dan tidak bisa tumbuh dan berkembang. Jika serangan sundepnya sudah teratasi, maka batang padi tersebut tidak segera mati tapi masih bisa berbiak: bertunas (beranak). Jika tanama yang diserang sundep adalah yang sudah berbatang (beruas), ulat sundep akan tinggal dalam batang dan memakan bagian dalam batang (ruas) sehingga yang dirusak, diputus dan dimakan adalah bagian dalam ruas yaitu jaringan distribusi mineral tanah dan pupuk dari akar menuju ke daun untuk dilakukan proses fotosintesis, sehingga tanaman tampak merana seperti kekurangan unsur hara karenanya zat-zat mineral tanah dan pupuk yang diserap akar tidak sampai ke daun. Kerusakan dan modelnya bisa di analogikan dengan mencangkok, ada persamaan dan perbedaanya
Persamaan mencangkok dan sundep adalah sama-sama diputus jalur distribusinya yaitu kalau sundep yang digerek bagian dalam batang dan kalau mencangkok yang dikelupas bagian luarnya (kulit) dan perbedanya adalah :
  1. Mencangkok : bagian dalam batang (cortex) sebagai jalur atau jaringan pengangkut mineral tanah dan pupuk yang diserap akar menuju daun untuk proses fotosintesis masih baik tidak putus, tetapi yang diputus (dikelupas) adalah bagian luar batang yaitu kulitnya sebagai jalur distribusi hasil fotosintesis, sehingga dahan yang dicangkok masih bisa berbuah dan bertunas bahkan berakar karena enrginya terjebak dalam dahan tersebut sehingga kelebihan energy hasil fotosintesis.
  2. Sundep : Bagian yang dirusak dan diputus adalah bagian dalam batang sebagai jalur atau jaringan pengangkut mineral tanah dan pupuk yang diserap akar menuju daun untuk proses fotosintesis, sehingga zat-zat yang dikirim ke daun untuk proses fotosintesis berkurang atau bahkan tidak ada (karena terjebak di akar masih dalam bahan mentah), sedangkan bagian luar batang yaitu kulitnya sebagai jalur distribusi hasil fotosintesis tidak terputus, karena hasil fotosintesis yang didistribusukan hanya sedikit atau bahkan tidak ada (tergantung kerusakan) maka pertumbuhan padi akan terhambat seperti kerdil bahkan kadang sampai mati dan celakanya, batang padi tidak mempunyai kambium sehingga tidak mampu untuk regerasi jaringan yang rusak sehingga batang yang terserang sundep tidak berbuah (beluk) dan merana (mati)
      Tumbuhan padi termasuk tumbuhan berumur pendek sehingga petani dipaksa disiplin waktu, sedikit saja terlambat memulai (misal: pindah tanam sehingga benih keburu dewasa sebelum dipindah tanam) atau menangani masalah hama, hampir bisa dipastikan hasilnya akan menurun, Sehingga hal yang terbaik dilakukan oleh petani adalah : Menjaga kesehatan tanaman jauh lebih baik dan bijak  daripada mengobati tanaman yang terserang hama. Seperti halnya sundep, untuk menanganinya harus sitematis, cepat dan tepat. Pertama yang harus dilakukan adalah stop perkembangan serangan sundep yaitu  bekukan telur sebelum menetas (8 hari setelah ditelurkan) karena begitu telurnya menetas ulat sundep langsung menggerek masuk dalam batang memakan dan merusak bagian dalam tanaman, untuk itu cepat bekukan telurnya sebelum menetas. celakanya, ini yang sering menipu petani : begitu tanaman padi diketahui ada serangan sundep, bagian dalam tanaman sudah hancur. Untuk batang padi yang sudah terserang sundep, jaringannya sudah rusak, sudah tidak bisa dipulihkan seperti sedia kala karena tumbuhan padi tidak mempunyai kambium untuk regenerasi sel, tetapi tumbuhan padi mempunya kelebihan yaitu mudah mengeluarkan tunas anakan, kelebihan ini yang seharusnya kita manfaatkan semaksimal mungkin agar petani masih bisa berharap untuk menuai hasil, tetapi kesempatan ini juga berbatas waktu yaitu : tunas yang produktif hanya sampai 7 minggu setelah tabur benih Seperti yang sudah kita sebutkan tadi : karena jaringan angkut mineral  tanah dan pupuk dari akar sudah dirusak dan diputus oleh sundep sehingga zat-zat yang dibutuhkan tanaman tidak sampai ke daun untuk dilakukan proses fotosintesis (daun berfungsi untuk fotosintesis, dengan bantuan sinar matahari mengubah mineral tanah dan pupuk yang diberikan menjadi zat-zat  sebagai energy untuk pertumbuhan, perkembangan dan pembiakan tanaman),  sedangkan untuk mengeluarkan tunas anakan baru butuh energy yang cukup, bagaimana caranya ? ……. By pass, pemberian pupuk lewat daun adalah solusinya, seperti orang sakit diberi cairan infus. Akan tetapi pupuk daun bagaimana yang tepat ? yaitu POC (Pupuk Organik Cair) yang berkualitas dan harus memiliki beberapa kelebihan :
  1. Mengandung mineral, ZPT (Zat Perangsang Tumbuh) atau hormone yang cukup sehingga POC yang diberikan langsung diserap oleh daun lewat stomata dan langsung diproses dengan fotosintesis selanjutnya didistribusikan ke seluruh bagian tumbuhan termasuk juga akar sebagai perangsang pertumbuhan dan pertunasan
  2. Mampu merangsang pembentukan akar rambut yang lebih banyak sehingga meningkatkan kemampuan akar menyerap hara tanah.
  3. Mampu membantu meningkatkan kelarutan unsur hara yang dibutuhkan tanaman baik dari mineral tanah mapun dari pupuk yang diberikan
  4. Dari ke 4 komponen penujang di atas untuk memicu pertumbuhan agar lebih cepat diharapkan mampu mengjar ketertinggalan waktu.
Untuk mematikan ulat sundep dan membekukan telur dibutuhkan pestisida, akan tetapi pestisida pembasmi sundep apa yang bisa sustain dan bisa diaplikasikan bersamaan dan saling menunjang dengan POC ? Karena biasanya POC mengandung beberapa mikroba yang sangat dibutuhkan tanaman, jika POC dicampur dengan obat atau pestisida kimia, maka mikroba yang terkandung dalam POC akan mati dan POC yang diberikan tidak berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Pupuk Organik Cair hanya bisa diaplikasikan secara bersamaan, sustain dan saling menunjang dengan pestisida pembasmi sundep yang organik juga.
Untuk ngengatnya sangat sulit dikendalikan karena mereka mudah berpindah dari dan ke areal sawah yang lain. Ada cara konvesional yang cukup efektif, yaitu seperti kita menangkap laron dengan lampu (ngengat tertarik akan cahaya di malam hari) dan air dalam wadah yang diberi minyak tanah sedikit (bisa juga oli bekas) akan tetapi harus dilakukan serentak di semua areal persawahan.

Keterangan lebih jelas atau ada yang perlu dikonsultasikan datang saja di tempat kami : Parumahan Alam Pesona 1 blog B No.5 Krian Sidoarjo. Atau SMS ke 08123520170. gratis pasti dibalas

*############*****************************************************************#############*
MAU PAKET  GRATIS 

atau 
DISCOUNT hingga 50 % ...........???? 


 ANDA PUN BERKESEMPATAN UNTUK  MENJADI AGEN  PRODUK KAMI  
  Dengan modal yang terjangkau (KECIL)

CARANYA :
DOKUMENTASIKAN LAHAN ANDA YANG DIAPLIKASI PRODUK KAMI DAN KIRIM KE : shodiqulaminach@gmail.com ATAU
HUBUNGI KAMI : SHODIQUL AMIN 
Telf.  SIMPATI : 08123520170
         XL         : 087852139077
         IM3        : 085733925376

DOKUMENTASI DALAM BENTUK FOTO akan mendapat potongan harga, DOKUMENTASI dalam bentuk VIDEO akan mendapat paket GRATIS. (kAMI SENANG dalam bentuk VIDEO karena tidak ada rekayasa)

SYARAT-SYARAT:
  • TIDAK ADA REKAYASA APAPUN .....!!!!!!!!!!
  • Video bisa menggambarkan / menampilkan pemakaian produk kami dan komentar jujur keunggulan produk kami
  • Bisa menggambarkan perbedaan pertumbuhan tanaman di lahan yang diaplikasi produk kami dengan lahan tepat disebelahnya yang tidak diaplikasi produk kami
  • Video Durasi minimal 5 menit.
  • foto bisa menggambarkan pemakaian produk kami dan perkembangan tanaman (sejak sebelum diaplikasi produk kami sampai terlihat perkembangan yang sempurna). Pengambilan gambar MINIMAL setiap 2 hari SEKALI dengan sudut dan back ground yang sama. Setiap gambar diberi keterangan pemilik lahan, alamat/lokasi dan tanggal pengambilan  dan urutan foto yang jelas
  • Kirim video dan foto ke shodiqulaminach@gmail.com
  • Syarat dan ketentuan berlaku 
******************************************************************
KAMI MENYEDIAKAN PRODUK UNTUK PERTANIAN DAN KAMI PASARKAN SECARA ONLINE kualitas dan pelayanan adalah yang kami utamakan. Berapapun anda pesan dan di manapun anda berada,  kami siap melayani. Anda tinggal tunggu di rumah, akan kami antar sampai alamat tujuan  
 INFORMASI PRODUK KING GROWTH Pembasmi Sundep (sekarang sudah ganti nama menjadi FNS Pembasmi Sundep) dan FNS pupuk hayati + Fito Hormon
Cara pemesenan : Sebutkan Nama, Alamat lengkap, Jenis dan Jumlah Order  lalu SMS ke :
SHODIQUL AMIN
Telf.  SIMPATI : 08123520170
         XL         : 087852139077
         IM3        : 085733925376          
         Email     : shodiqulaminach@gmail.com


Selasa, 25 September 2012

SIKLUS HIDUP SUNDEP Si PENGGEREK BATANG DAN DAMPAKNYA



Tanaman padi tampak kerdil jika terserang hama sundep karena mata tunasnya sudah kering
Gambar 1 Pasi usia Dini yang terserang SUNDEP tampak kerdil

Penggerek padi adalah salah satu dari golongan serangga hama yang banyak merusak tanaman padi di asia dari yang ringan sampai puso. Daur hidup penggerek padi adalah dari Ngengat bertelur lalu menetas menjadi ulat terus berubah menjadi kepompong lalu menjadi ngengat. Ulat setelah menetas segera masuk di antara pelepah dan batang padi kemudian menggerek, memakan dan  merusak kedalam jaringan tanaman. Sesuai dengan namanya, Ulat menggerek dan memakan bagian dalam batang . Umumnya petani tidak dapat melihat ulat ini apabila batang padi tidak dibelah. Sambil memakan bagian dalam batang, ulat memotong bagian batang di bawah titik tumbuh sehingga tanaman atau anakan mati. Apabila tanaman yang masih muda  terserang penggerek padi, timbullah gejala yang biasa dikenal dengan nama SUNDEP (lihat gambar 1) yang ditandai dengan mengeringnya daun termuda yang mudah dicabut. Dalam 1 anakan pada populasi yang tinggi (populasi yang dapat mnyebabkan padi puso) terdapat beberapa ulat. Apabila ulat menyerang tanaman yang sedang bunting atau berbunga, maka malai akan menjadi hampa dan gejala itu biasa dikenal dengan nama BELUK (lihat gambar 2) Lama stadia ulat  31 hari selanjutnya berubah menjadi kepompong yang lama stadianya 6 - 9 hari dan ngengat keluar dari kepompong pada malam hari, umur ngengat rata-rata 4 hari.
malai padi menjadi hampa atau disebut beluk
GAMBAR 2. BELUK
Padi boting yang terserang sundep, malainya atau padinya hampa dan kosong
Gambar 3. Padi dewasa yang terserang sundep
Masa jadi, yaitu waktu pertumbuhan mualai telur diletakkan sampai menjadi ngengat lamanya 35 – 40 hari. Dari pesemaian sampai tanaman agak tua, penggerek padi dapat berkembang 3 generasi. Ulat penggerek padi generasi berikutnya hidup dan berkembang pada tanaman yang sudah tua (Lihat Gambar 3. Sundep menyerang padi yang sedang masak susuterlihat daun memerah), sedang bunting atau berbunga dan kualitas makan ini yang rupanya mempengaruhi sedemikian rupa sehingga ulat ini tidak langsung menjadi kepompong, akan tetapi beralih ke stadia “istirahat” atau “tidur”. Pada stadia ini biasnya bertepatan dengan awal musim kemarau. Walau padi telah dipanen, ulat ini tetap berada di pangkal batang jeramidi dalam tanah, tidak makan dan bergerak sepanjang musim kemarau  ± 3 bulan. Hujan pertama pada musim hujan berikutnya dengan curah hujan paling sedikit 10 ml akan mempengaruhi ulat untuk segera berkepompong selama paling sedikit 1 bulan barula keluar ngengat Lihat Gambar 5. SIKLUS HIDUP SUNDEP. Di Indonesia terdapat 5 macam penggerek padi :
Gambar 5. SIKLUS HIDUP SUNDEP
1.      1.Penggerek padi Putih (Scirpophaga innotata Wlk = Tryporyza innotata Wlk)
Ngengat berwarna putih yang jantan selalu lebih kecil dari betina. Panjang badannya ± 11 mm. Telurnya diletakkan berkelompok di bagian bawah daun agak dekat ke ujung, tersusun rapi seperti atap genting dan ditutupi lapisan seperti beludru coklat muda. Di pesemaian telur kadang pula diletakkan di  atas daun. Ulat yang baru menetas berwarna keabu-abuan panjangnya ± 2,1 mm dan langsung masuk ke dalam batang. (Lihat gambar 4)
2.  2.Penggerek padi Kuning (Scirpophaga Intertulas Wlk = Tryporyza Intertulas Wlk)
Gambar 4. SUNDEP DI PESEMAIAN
Bentuk & besar ngengat, tempat bertelur & bentuknya penggerek padi kuning mirip penggerek padi putih, hanya warnanya kuning dan pada kedua sayap depannya masing-masing terdapat sebuah titik hitam. Ulat yang baru menetas berwarna hijau muda panjangnya ± 2,1 mm dan mempunyai keistimewaan dapat berpinda dan merusak tanaman lain.
      3.Penggerek padi Bergaris (Chilo Supressalis Wlk)
Ngengat penggerek padi bergaris berwarna kecoklatan ujung sayapnya berwarna gelap panjangnya ± 11 mm. Ulat yang masih muda menggerek masuk kedalam batang dan sering lebih dari 1 bahkan puluhan ekor dan suka berpindah dan merusak ke batang lain
4.      4.Penggerek padi Merah Jambu (Sesamia Inferens Wlk)
Ulat penggerek padi jenis ini paling besar panjang ± 30 mm berwarna abu-abu dan berbulu  dan ngenatnya berwarna merah jambu. Ulat penggerek jenis ini juga merusak tanaman jagung dan tebu
5.      5.Penggerek Padi Chilotrea (Chilotrea Polychrysa Merv)
Penggerek padi jenis ini jarang ditemui di Indonesia tapi banya di Malaysia. Keterangan tetan bioekologi  jenis ini masih langka.
dan 2 diantaranya yaitu penggerek padi putih dan kuning yang paling banyak menimbulkan kerugian

***********************************************************************************

MAU PAKET  GRATIS 

atau 
DISCOUNT hingga 50 % ...........???? 


 ANDA PUN BERKESEMPATAN UNTUK  MENJADI AGEN  PRODUK KAMI  
  Dengan modal yang terjangkau (KECIL)

CARANYA :
DOKUMENTASIKAN LAHAN ANDA YANG DIAPLIKASI PRODUK KAMI DAN KIRIM KE : shodiqulaminach@gmail.com ATAU
HUBUNGI KAMI : SHODIQUL AMIN 
Telf.  SIMPATI : 08123520170
         XL         : 087852139077
         IM3        : 085733925376

DOKUMENTASI DALAM BENTUK FOTO akan mendapat potongan harga, DOKUMENTASI dalam bentuk VIDEO akan mendapat paket GRATIS. (kAMI SENANG dalam bentuk VIDEO karena tidak ada rekayasa)


SYARAT-SYARAT:
  • TIDAK ADA REKAYASA APAPUN .....!!!!!!!!!!
  • Video bisa menggambarkan / menampilkan pemakaian produk kami dan komentar jujur keunggulan produk kami
  • Bisa menggambarkan perbedaan pertumbuhan tanaman di lahan yang diaplikasi produk kami dengan lahan tepat disebelahnya yang tidak diaplikasi produk kami
  • Video Durasi minimal 5 menit.
  • foto bisa menggambarkan pemakaian produk kami dan perkembangan tanaman (sejak sebelum diaplikasi produk kami sampai terlihat perkembangan yang sempurna). Pengambilan gambar MINIMAL setiap 2 hari SEKALI dengan sudut dan back ground yang sama. Setiap gambar diberi keterangan pemilik lahan, alamat/lokasi dan tanggal pengambilan  dan urutan foto yang jelas
  • Kirim video dan foto ke shodiqulaminach@gmail.com
  • Syarat dan ketentuan berlaku 
***********************************************************************************
PRODUK KAMI :
FNS Pembasmi Sundep


Kelebihan Produk kami:
  1. Antisipasi serangan hama sundep
  2. Mampu memotong siklus hidup sundep dengan cara membusukkan telur sundep sebelum menetas dan merusak tanaman padi anda
  3. GRATIS konsultasi KAPANPUN
  4. GRATIS pendampingan sampai dengan PANEN
INFORMASI PRODUK HUBUNGI :

SHODIQUL AMIN 
Telf.  SIMPATI : 08123520170
         XL         : 087852139077
         IM3        : 085733925376 
 Email  : shodiqulaminach@gmail.com
SIMPAN SAJA NOMOR INI, mungkin SEWAKTU-WAKTU ANDA MEMBUTUHKAN.....HUBUNGI KAMI
TESTIMONI